China beli Boeing : China Dirumorkan Akan Beli 500 Pesawat Boeing

Sewamobiljogjalepaskunci.id – China beli Boeing, China dikabarkan membidik pembelian besar hingga 500 pesawat Boeing pada Agustus 2025—kemungkinan terkait kesepakatan perdagangan AS‑China.

1. Gambaran Umum China beli Boeing

Dilaporkan oleh Bloomberg dan dikonfirmasi oleh sejumlah media internasional, China sedang berunding dengan Boeing untuk membeli hingga 500 pesawat komersial dalam kesepakatan besar yang juga mungkin menjadi bagian dari pembicaraan perdagangan lebih luas antara dua ekonomi terbesar dunia.

Jika tercapai, ini akan menjadi pembelian besar pertama oleh China sejak tekanan perdagangan dengan AS pada era Trump tahun lalu.


2. Konteks Politik dan Ekonomi

Kesepakatan ini bukan sekadar transaksi komersial, melainkan juga strategi politik dan diplomasi ekonomi yang bisa membuka jalan bagi pelonggaran ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China.

Setelah penjualannya mandek sejak 2017, Boeing melihat peluang besar untuk kembali membangun kehadirannya di pasar penerbangan China. Demikian pula, pemerintah China tengah menjajaki kesepakatan yang bisa menyelamatkan industri domestik serta memenuhi kebutuhan armada maskapai yang terus berkembang.


3. Detil Kesepakatan yang Dirundingkan

Meski belum dipublikasikan secara resmi, beberapa poin yang tengah dibahas mencakup:

  • Tipe dan model pesawat yang akan dibeli (narrowbody atau widebody)
  • Jumlah pasti pesawat dari total 500 unit
  • Jadwal pengiriman dan durasi kontrak.

Sebelumnya, China pernah melakukan pembelian besar saat kunjungan Presiden Trump ke negeri tirai bambu tahun 2017—sekitar 300 unit dengan nilai sekitar US$37 miliar.


4. Dampak Pasar dan Saham Boeing

China beli Boeing – Berita potensi pembelian ini langsung memicu respons positif di pasar saham. Saham Boeing sempat naik hingga sekitar 2% di awal sesi perdagangan, menandakan optimisme investor terhadap peluang pemulihan pangsa Boeing di pasar Asia.


5. Manfaat dan Tantangan bagi Boeing

Manfaat:

  • Memperkuat posisi di pasar terbesar kedua secara global
  • Meredam dominasi Airbus dengan mendapatkan kembali pangsa pasar China

Tantangan:

  • Menyelesaikan backlog pesawat yang sudah ada, termasuk lebih dari 100 unit untuk China
  • Menghadapi kendala regulasi internasional dan tren proteksionisme industri
  • Menyusun strategi logistik dan produksi yang ramping agar mampu memenuhi skala permintaan besar ini.


6. Tantangan untuk China & Boeing

  • Kendala regulasi dan tarif yang masih membayang
  • Kompetisi dari Airbus, yang kini lebih dominan di pasar China
  • Kebangkitan produsen lokal, seperti COMAC C919, yang tengah memperkuat kapasitas nasional.


7. Konteks Industri Global

Kesepakatan semacam ini bukan unik, karena China juga sedang membicarakan kesepakatan besar serupa dengan Airbus—antara 200 hingga 500 pesawat—sebagai bagian dari strategi menyebarkan risiko dan memenuhi permintaan domestik.


Kesimpulan

Rencana pembelian hingga 500 pesawat Boeing oleh China menandai babak baru dalam hubungan perdagangan dan industri penerbangan global. Kesepakatan ini bisa menjadi simbol normalisasi hubungan AS-China sekaligus booster bagi posisi Boeing di pasar Asia.

Meskipun detail masih dirundingkan—jenis pesawat, jumlah spesifik, dan jadwal pengiriman—kesepakatan ini tetap menjadi titik terang bagi sektor penerbangan dan geopolitik internasional. Kalangan industri, investor, dan pengamat pun menanti dengan penuh harap bagaimana hasil akhir dari pembicaraan ini nantinya.

Mungkin Anda Menyukai