Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya dengan berpulangnya Eddy Pratomo, mantan Duta Besar Indonesia untuk Jerman periode 2009-2013. Pakar hukum internasional yang telah mengabdikan diri di berbagai bidang ini meninggal dunia dalam usia 72 tahun pada 29 April 2026 di Tangerang. Peran dan kontribusinya dalam diplomasi dan pendidikan sangat berkesan bagi banyak pihak, terutama di bidang hukum laut.

Perjalanan Karier Diplomat Berjasa

Eddy Pratomo dikenal luas atas dedikasinya di dunia diplomasi dan hukum internasional. Selama menjabat sebagai Duta Besar di Jerman, ia berhasil memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Jerman yang telah terjalin lama. Tidak hanya berfokus pada diplomasi politik dan ekonomi, Eddy juga berperan dalam mengembangkan kerjasama di bidang pendidikan dan kebudayaan.

Peninggalan Berharga di Bidang Hukum

Selain kiprahnya sebagai diplomat, Eddy Pratomo juga meninggalkan warisan berharga di ranah akademis dan hukum. Sebagai Guru Besar Hukum Laut, ia telah banyak berkontribusi dalam mengembangkan studi hukum laut di Indonesia, sebuah bidang yang krusial bagi negara maritim seperti Indonesia. Kecintaannya terhadap ilmu ini turut mendorong banyak mahasiswa untuk mendalami hukum internasional dan kemaritiman.

Kontribusi Bagi Dunia Pendidikan

Tidak hanya aktif dalam dunia diplomasi, Eddy juga menorehkan jejak impresif di dunia pendidikan. Sebagai Dekan Fakultas Hukum Universitas Pancasila, dia dikenal memajukan kurikulum yang mengintegrasikan teori dan praktik hukum internasional. Mahasiswa dan kolega mengenangnya sebagai pemimpin yang bijaksana dan pengajar yang inspiratif, yang senantiasa mendorong inovasi dan integritas akademik.

Kiprah di Kancah Internasional

Eddy Pratomo telah menempatkan nama Indonesia di kancah hukum internasional dengan berbagai kontribusi dan pemikirannya yang visioner. Keterlibatannya dalam forum-forum internasional menunjukkan semangatnya untuk menjembatani dialog dan kolaborasi antarnegara, terutama dalam isu-isu maritim dan hukum internasional. Kiprah ini membawa nama baik bagi Indonesia di mata dunia.

Pandangan Pribadi dan Legacy yang Mengesankan

Kepergian Eddy Pratomo meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan kolega. Namun, lebih dari itu, jejak yang ditinggalkannya menjadi inspirasi yang kuat bagi generasi penerus. Dedikasinya dalam memajukan hukum laut dan diplomasi menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya konsistensi dan profesionalisme. Sosoknya mengajarkan bahwa diplomasi perlu dibangun dengan dasar yang kuat dan pijakan akademis yang kokoh.

Kehilangan Eddy Pratomo adalah kehilangan besar bagi Indonesia, namun warisan yang ditinggalkannya akan terus hidup dan menjadi teladan bagi banyak orang. Sebagai bangsa kepulauan, bangsa Indonesia patut menaruh apresiasi tinggi atas kontribusi besar dan dedikasinya di berbagai bidang strategis. Eddy Pratomo mungkin telah tiada, namun semangat, dedikasi, serta integritasnya akan selalu dikenang dan menjadi inspirasi bagi penerus di masa depan.