25 Agustus 2025 : Kekacauan Demo di DPR

Sewamobiljogjalepaskunci.id – Demonstrasi besar terjadi di depan Gedung DPR RI pada 25 Agustus 2025. Ribuan mahasiswa dan rakyat marah atas tunjangan DPR, bentrok dengan polisi, hingga terjadi penembakan gas air mata.

1. Latar Belakang Demonstrasi 25 Agustus 2025

Seruan aksi besar pada 25 Agustus 2025 viral di media sosial, menyerukan pembubaran DPR dan sindiran terhadap tunjangan perumahan sebesar Rp 50 juta per bulan yang diterima anggota parlemen. Publik menyuarakan kekecewaan terhadap ketimpangan ekonomi dalam tengah tekanan hidup rakyat.

2. Keraguan dari Elemen Mahasiswa dan Buruh

Meski ramai di media sosial, pentolan buruh dan elemen mahasiswa menegaskan bahwa mereka tidak terlibat dalam aksi tersebut. Sumber resmi menyatakan bahwa gerakan “Revolusi Rakyat Indonesia” penyebar ajakan itu bukan berasal dari mereka dan bahwa laporan aksi itu sebagian besar adalah hoaks.

3. Aksi Massa Sempat Terjadi—Bukan “Hoaks”

Namun, fakta membuktikan sebagian aksi memang terjadi. Sejumlah mahasiswa, pengemudi ojol online, dan warga berkumpul sejak pagi sekitar Gedung DPR. Mereka menuntut pengesahan RUU hukum aset dan menyampaikan aspirasi reformasi secara langsung. Aksi terus meningkat hingga ada bentrokan antara massa dan aparat.

4. Eskalasi Bentrokan dan Penyegelan DPR

Polisi memberikan tindakan tegas: menembakkan gas air mata dan water cannon, membentuk barikade, bahkan menyegel akses masuk ke gedung DPR. Jalanan di sekitar kawasan Senayan ditutup penuh sejak pagi, dengan penambahan personil hingga lebih dari 1.200 personel di lapangan.

5. Media Asing Catat Bentrokan Skala Besar

AP News melaporkan adanya bentrokan antara demonstran—termasuk mahasiswa yang marah terhadap tunjangan besar DPR—dengan polisi yang membalas dengan gas air mata. Sementara Reuters menyoroti penggunaan water cannon dan benda peledak oleh demonstran serta kehadiran bendera simbolik “One Piece”.

 6. Respons DPR dan Pemangku Kebijakan

Ketua DPR Puan Maharani menyatakan kesiapan untuk mendengarkan aspirasi publik dan mengevaluasi tunjangan, meski pemerintah belum menyetujui tuntutan pembubaran DPR. Respons diharapkan tetap melalui dialog dan saluran resmi.

7. Analisis Singkat Situasi

Demonstrasi pada 25 Agustus 2025 menjadi tonggak penting. Meski awalnya sempat dianggap hoaks, buktinya menunjukkan bahwa aspirasi memang tersampaikan langsung. Respons kepolisian dinilai kuat, tapi menunjukkan ketegangan tinggi antara pemerintah dan rakyat. Ke depan, pemulihan situasi memerlukan dialog nyata dan reformasi transparan di sisi legislatif.

Mungkin Anda Menyukai